Jalan-Jalan Menyebalkan Bersama Mr X : Pengalaman Medical Check Up

jalan-jalan menyebalkan bersama mr. x
Tanggal 03 April 2007 aku tes medical check up di Lakespra Saryanto, jl MT Haryono sana. Sejak semalam sebelumnya aku sudah siap-siap. Dari puasa mulai jam sepuluh malam, foto-foto rontgen yang pernah dilakukan, serta surat pengantar dari kantor tempatku bekerja.

Esoknya, jam setengah tujuh pagi, aku ditemani istriku dan seorang sopir, siap berangkat. Asal tau saja, aku pake sopir bukan karena aku bos, tapi karena aku lagi sakit jadi enggak bisa nyetir. Menjelang berangkat, tiba-tiba aku ingat ada yang ketinggalan, yaitu sebuah bungkusan plastik kresek kecil diatas meja komputer.

"Biar saya saja yang ambil pak ", kata pak Baung sopirku.
"Oya", jawabku, "nanti taroh saja di jok paling belakang".
Tak lama kemudian dia kembali,
"Apaan sih pak ? ", celetuk sopir sekenanya, " kok enteng banget".
"Oh, itu buat diserahkan nanti di sana".

Sejurus kemudian kami bertiga sudah meluncur di jalan tol Jagorawi menuju arah Cawang dimana klinik Lakespra berada.

Sesampai disana sudah banyak pasien sesama medical check up yang datang. Badan mereka tegap-tegap, rambut cepak-cepak. Yang kerempeng mungkin cuma aku ini seorang. Maklum namanya juga Lakespra, Laboratorium Kesehatan Prajurit. Ini institusi milik Angkatan Udara RI.

Setelah diambil darah, urine dan ke dokter sana-dokter sini, sekitar jam setengah satu siang semua pemeriksaan kelar. Kami diminta datang seminggu lagi buat ambil hasilnya.

Dari sana kami enggak kemana-mana, tapi langsung pulang. Paling kami mampir sebentar di sebuah warung makan di ruko dekat rumah. Aku dan istriku langsung masuk ke warung makan. Sopirku nyusul belakangan, karena dia mesti memastikan pintu mobil sudah terkunci apa belum.

Sebentar kemudian sopir datang menyusul. Kami duduk bertiga. Kami makan bareng. Sebenarnya keluarga kami enggak pernah menganggap dia sopir, tapi lebih sebagai saudara. Keluarga kami dengan dia sudah kenal sejak kami masih remaja. Di kampung asal kami di Cilacap sana rumah kami masih satu kecamatan. Ya, kurang lebih teman masa kecil lah, meski dulu kami tidak terlalu akrab.

Kulihat pak Baung makan dengan lahapnya. Lapar berat kali.
Ditengah-tengah suasana makan, pak Baung nanya, "Pak itu bungkusan kresek kecilnya kok masih ada di mobil, ketinggalan ya ?"
"Iya, ya, tapi disana juga tadi enggak di minta tuh. Lupa kali mereka"
Kulihat istriku mesem tapi kecut.
"Sudah gak usah dibahas, makan aja lagi", kata istriku. Obrolanpun otomatis terhenti.

Sesampai dirumah . . . .
"Pak Baung pengin tau isi bungkusan tadi ?"
"Ya, tadi sih nanya iseng aja . . . ."
"Itu isinya sepotong tai . . . .", potongku cepat sambil senyum-senyum.
"Tai apaan, tai lalat ?"
"Hus, tai beneran tau !"
"Haahh . . .?"

Sampi disitu aku enngak bisa menahan tawa campur kesal. Hari itu sial bener. Jadi setengah hari penuh aku jalan-jalan bareng sepotong tai. Gara-garanya : di surat pengantar untuk tes medical check up di tulis harap membawa sampel faeces buat diserahkan di laboratorium Lakespra. Ternyata sampai disana malah gak ditanyakan soal itu sama sekali.

Sial. Haduuhh ... Gimana sih pak dokter, masak pasien sendiri dikerjain.

1 Response to "Jalan-Jalan Menyebalkan Bersama Mr X : Pengalaman Medical Check Up"

  1. hahahaa...10000x...

    tapi mas..emang biasanya kalo med check-up pasti pake test faces kok..tapi kok gak diminta yah disana? piye toh??? malah herman aku..hehe

    ReplyDelete

Silakan meninggalkan komentar yang relevan. Dilarang menaruh link dalam isi komentar ...

Hubungi Kami

Name

Email *

Message *