Tips Mendapat Beasiswa Luar negeri Dari Abellia Anggi Wardani

tips mendapat beasiswa luar negeri
Tips Mendapat Beasiswa Luar negeri Dari Abellia Anggi Wardani

Siapa Abellia Anggi Wardani ? Abellia Anggi Wardani adalah penulis buku “Meraih Mimpi dengan Beasiswa” sekaligus seorang mahasiswi program doktoral yang rajin mencari beasiswa pendidikan. Abel, 26, begitu dia biasa disapa, sudah dijuluki “Miss Scolarship” sejak ia kuliah strata satu di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.

Abel lahir di Ambarawa dan menghabiskan masa kecil hingga SMA di Salatiga, Jawa Tengah. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA di SMAN 1 Salatiga, Abellia melanjutkan kuliah di Program Studi Prancis Universitas Indonesia melalui jalur tanpa tes (PMDK).

Selama masa studinya di UI, Abellia telah menerima setidaknya lima beasiswa, yaitu:
1. Beasiswa Program Pengembangan Akademik dari UI dua tahun berturut-turut,
2. Beasiswa Supersemar,
3. Beasiswa Mahasiswa Berprestasi,
4. Beasiswa Bank Mayapada.
5. Beasiswa Unggulan dari Kemdiknas dan Bourse du Gouvernement Français dari Kedutaan Besar Prancis, serta beasiswa bantuan perjalanan dari Kemendiknas. Ini diberikan di tahun terakhirnya di jurusan Prancis UI, Abellia mendapat kesempatan untuk mengikuti program Double Degree ke Prancis selama satu tahun. Di sana dia belajar tentang manajemen pariwisata di Université d’Angers.

Setahun setelah mendapat dua gelar S1-nya, Abellia memutuskan untuk melanjutkan studinya ke jenjang master di Belanda, tepatnya di Tilburg University dengan mengambil jurusan Management of Cultural Diversity. Dia memilih Belanda karena ingin mempelajari budaya yang baru, serta ingin berkuliah dengan sistem pendidikan yang berbeda dibandingkan dengan Prancis. Untuk menempuh kuliah S2-nya, Abellia mendapatkan beasiswa dari Orange Tulip Scholarship, serta fellowship dari Frans Seda Foundation.

Tahun 2016 dia melanjutkan studinya ke jenjang doktor di universitas yang sama di Belanda ketika dia mengambil gelar master, dengan sponsor beasiswa LPDP selama kurang lebih 4 tahun dan akan menjadi Doktor Indonesia pertama dalam bidang Management of Cultural Diversity.

Buku Meraih mimpi dengan beasiswa
Kini Abelia membagikan pengalamannya dan berbagai tips untuk mendapatkan beasiswa dari luar negeri dalam bukunya “Meraih Mimpi dengan Beasiswa”.

Buku dengan sampul paperback ini terdiri dari 227 halaman, dan diterbitkan oleh Stiletto Book pada April 2016. Harga buku Meraih Mimpi Dengan Beasiswa ini cukup murah yaitu sekitar Rp 60 ribu (termasuk ongkos kirim). Sepengetahuan kami buku ini hanya dijual online.

Berikut ini beberapa tips mendapatkan beasiswa yang ia bagikan di buku tersebut :

1. Prestasi non-akademik
IPK yang tinggi tidak selalu menjadi jaminan untuk lolos beasiswa. Mereka yang memiliki prestasi di luar kemampuan akademis dan aktif berorganisasi pun memiliki peluang untuk mendapatkannya. Misalnya, kata Abel, pernah menjadi ketua BEM. “Saat wawancara, pemberi beasiswa akan melihat seberapa tinggi tanggung jawab dan kemampuan kerja dalam tim,” kata Abel.

2. Kemampuan adaptasi
Bagi mereka yang ingin sekolah di luar negeri, kemampuan menyesuaikan diri yang tinggi sangat diperlukan karena akan menghadapi perbedaan budaya dan orang dari latar yang sama sekali berbeda.

Berdasarkan pengalamannya, bekerja dalam tim dengan orang dari berbagai negara dan etos kerja perlu kemampuan mengatur diri dan emosi secara baik. “Penting untuk yang ingin kuliah di luar negeri, adaptasinya tinggi. Nggak cukup pintar saja.

3. Pengalaman kerja
Beasiswa tertentu mensyaratkan calon penerimanya untuk memiliki pengalaman kerja, minimal dua tahun, untuk melihat korelasi profesi dengan studi. “Yang sudah bekerja, bisa jadi diperhitungkan pemberi beasiswa. Ketahuan, ahli di bidang apa,” kata dia.

4. Bahasa asing
Kuliah di negara asing mensyaratkan kemampuan bahasa Inggris atau bahasa negara tersebut, bergantung pada studi yang diambil.

Abel, yang juga mendirikan situs belajar online Kelas Bahasa, menceritakan kemampuan bahasa sesuai dengan syarat yang diminta selain untuk keperluan akademik juga untuk percakapan sehari-hari.

Ia mengaku empat tahun belajar bahasa Prancis di UI namun tidak mengerti nyaris sama sekali ketika ia pertama kali menginjakkan kaki di sana. “Mereka pakai bahasa gaul,” kata dia.

5. Jejaring
Sebaiknya, para pemburu beasiswa memelihara hubungan yang baik dengan para dosen maupun atasan tempat mereka bekerja agar dapat memberikan surat rekomendasi bila diperlukan.

Ia menekankan memang betul semakin tinggi jabatan orang yang memberi rekomendasi akan lebih menjanjikan untuk mendapat beasiswa, namun testimoni yang diberikan akan jauh lebih personal dan mendalam bila mengenal pemberi rekomendasi dengan baik. “Akan ketahuan, rekomendasi yang sekedar kenal atau memang benar-benar kenal,” kata dia.

6. Menjaga ekspektasi
Perjuangan mendapatkan beasiswa bagi Abel sudah dimulai sejak memiliki niat untuk melanjutkan studi. Ketika mendaftar beasiswa, ia berusaha menjaga harapannya bahwa kemungkinan gagal selalu ada di depan mata.

Ia harus pandai-pandai mengatur ekspektasinya agar kegagalan, bila terjadi, tidak mengecilkan semangatnya untuk mengejar beasiswa yang lain.

7. Nekat
Ada kalanya nekat diperlukan untuk mencapai cita-cita kuliah di luar negeri. Ia menceritakan pengalamannya nekat berangkat S2 di Belanda meskipun beasiswa yang ia dapatkan bersifat parsial dan ia tidak memiliki dana yang cukup untuk memenuhi sisanya, misalnya untuk kebutuhan hidup.

Alhasil, ia pun tambal-sulam mencari beasiswa lainnya agar tetap dapat mewujudkan mimpinya, termasuk bekerja paruh-waktu.

8. Daftar
Mencari informasi beasiswa sekarang ini dimudahkan dengan penggunaan internet dan gawai yang masif. Kita dapat mencari informasi beasiswa melalui berbagai cara, mulai dari milis, grup di media sosial hingga mengakses langsung situs institusi yang sering memberi beasiswa, seperti kementerian atau perwakilan negara asing. Tetapi, seberapa besar keinginan untuk mendaftar menjadi penentu.

“Kalau ada yang tanya kenapa saya bisa dapat beasiswa, saya selalu jawab ‘karena saya daftar’,” kata dia.

Bagi para mahasiswa atau calon mahasiswa yang sedang berupaya mendapatkan beasiswa dari luar negeri, buku ini sangat recommended. (Dari berbagai sumber)

0 Response to "Tips Mendapat Beasiswa Luar negeri Dari Abellia Anggi Wardani"

Post a Comment

Silakan meninggalkan komentar yang relevan. Dilarang menaruh link dalam isi komentar ...

Hubungi Kami

Name

Email *

Message *