Cerita Rakyat : Asal Usul Nama Gunung Putri

Asal-usul nama Gunung Putri dari cerita rakyat

Tinggal di Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, rasanya tidak afdol jika tidak tau "sejarah" atau asal-usul nama Gunung Putri, ya 'kan ?

Nah, nama Gunung Putri cukup unik jika kita bandingkan dengan nama daerah di sekitarnya yang banyak menggunakan awalan “Ci” layaknya kebanyakan nama daerah di Jawa Barat, misalnya Citeureup, Cibinong, Cileungsi, Cibubur, Cicadas dll.  Nama Gunung Putri juga sangat khas karena cukup sulit ditemukan nama Gunung Putri di daerah lain. Konon, asal-usul nama Gunung Putri bisa ditelusuri dari sebuah cerita rakyat. Begini ceritanya :  

sejarah asal nama gunung putri
Once upon time, eh salah, pada jaman dahulu kala di wilayah Bogor ada sebuah negeri kecil yang makmur, sejahtera,  gemah ripah loh jinawi. Tanahnya subur, hasil buminya banyak, rakyat pun hidup tenteram. Negeri kecil itu diperintah oleh seorang Raja yang arif dan bijaksana. Sang Raja juga memerintah dengan adil pada semua rakyatnya. Di bawah sang Raja, masyarakat di negeri kecil itu hidup aman dan damai.

Sang Raja memiliki anak perempuan yang cantik jelita bernama Putri. Putri raja yang cantik rupawan itu sangat baik budi pekertinya, dan halus budi bahasanya. Ia juga suka menolong dan tidak sombong. Karena itulah banyak sekali pangeran yang jatuh cinta kepadanya.

Namun, tidak seorang pangeran pun berhasil “merebut” hati Putri. Selama ini, Putri selalu menolak jika ada pangeran yang datang dan meminang Putri untuk menjadi pasangannya. Putri hanya menganggap para pangeran itu sebagai kakaknya saja.

Rupanya tidak semua pangeran bisa menerima penolakan yang disampaikan secara halus oleh Putri. Salah satunya ada seorang pangeran yang tersinggung dan bermaksud membalas sakit hatinya kepada Putri lantaran telah menolak lamarannya.

Kepada pengawalnya, pangeran itu meminta untuk dicarikan orang yang dapat membalas sakit hatinya itu. Setelah menemukan orang yang dicari, sang pangeran pun pergi ke istana Putri. Agar maksud jahatnya berjalan lancar, pangeran berpura-pura menerima atas keputusan Putri yang memintanya sebagai kakaknya saja. Putri pun sangat senang setelah mendengar hal itu. Dia sama sekali tidak mengetahui maksud jahat yang ada dibalik sikap manis sang pangeran.

Kepada Raja, pangeran jahat itu mengatakan bahwa dia akan melindungi Putri dan negeri nya dari segala maksud jahat. Sebagaimana diketahui Putri banyak menolak pangeran, mungkin saja diantara mereka ada yang sakit hati dan ingin mencelakakan Putri. Oleh karena itu pangeran jahat membawa seorang ahli tolak bala.

Karena tidak tahu, ayah Putri setuju untuk meminta bantuan ahli tolak bala yang sebenarnya adalah seorang penyihir jahat. Dengan bahasa yang tidak dimengerti, mulailah dia memantra-mantrai Putri. Tiba-tiba mengepul asap tebal yang menyelubungi siapapun yang ada disitu, kecuali si penyihir , pangeran jahat , dan para pengawalnya.

Setelah menjalankan maksud jahatanya , pangeran itu bersiap pulang. Namun, tiba-tiba tumbuh ratusan pohon besar di sekitar pangeran dan rombongannya. Mereka terkurung dan tidak bisa keluar dari pepohonan itu. Setiap malam tiba, tempat itu mengeluarkan hawa dingin dan tak seorang pun mampu menahan hawa dingin itu.

Nah, tempat meninggalnya Putri dan keluarganya serta pangeran jahat beserta rombongannya itu kemudian disebut Gunung Putri karena letaknya tinggi dan menyerupai gunung.

Itulah asal-usul nama Gunung Putri jika ditelusuri dari salah satu cerita rakyat. Benar tidaknya wallahu ‘alam ya ?!

0 Response to "Cerita Rakyat : Asal Usul Nama Gunung Putri"

Post a Comment

Silakan meninggalkan komentar yang relevan. Dilarang menaruh link dalam isi komentar ...

Hubungi Kami

Name

Email *

Message *